-->

SAUDARA-SAUDARA YESUS

sarapanpagi.org

Saudara-saudara Yesus, empat orang dalam Injil disebut sebagai saudara Yesus yaitu Yakobus, Yusuf (Yoses), Simon dan Yudas :


* Matius 13:55
LAI TB, Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?
KJV, Is not this the carpenter's son? is not his mother called Mary? and his brethren, James, and Joses, and Simon, and Judas?
TR, ουχ ουτος εστιν ο του τεκτονος υιος ουχι η μητηρ αυτου λεγεται μαριαμ και οι αδελφοι αυτου ιακωβος και ιωσης και σιμων και ιουδας
Translit Interlinear, oukh {bukankah} houtos {(Orang) ini} estin {adalah} ho tou tektonos {tukang kayu} huios {anak} ouchi {bukankah} hê mêtêr {ibu} autou {Nya} legetai {disebut} mariam {Maria} kai {dan} hoi adelphoi {saudara-saudara} autou {Nya} iakôbos {Yakobus} kai {dan} iôsês {Yusuf/Yoses} kai {dan} simôn {Simon} kai {dan} ioudas {Yudas}

(Bandingkan dengan Markus 6:3)


Orang-orang sekota dengan Yesus menyatakan keheranan mereka, karena saudara dari keempat bersaudara tadi mempunyai kebijaksanaan dan kuasa :


* Markus 6:2-3
6:2 Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya
6:3 Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.




Ada 3 pandangan tentang hubungan dari keempat bersaudara ini dengan Yesus sbb :


a. "saudara-saudara" itu adalah anak-anak dari Yusuf dan Maria, adik Yesus.


Pandangan ini didukung oleh pemakaian kata "sulung" dalam Lukas 2:7


* Lukas 2:7
LAI TB, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.
KJV, And she brought forth her firstborn son, and wrapped him in swaddling clothes, and laid him in a manger; because there was no room for them in the inn.
TR, και ετεκεν τον υιον αυτης τον πρωτοτοκον και εσπαργανωσεν αυτον και ανεκλινεν αυτον εν τη φατνη διοτι ουκ ην αυτοις τοπος εν τω καταλυματι
Translit, kai eteken ton huion autês ton prôtotokon kai esparganôsen auton kai aneklinen auton en tê phatnê dioti ouk ên autois topos en tô katalumati


Juga kesimpulan dari Matius 1:25 yaitu bahwa sesudah kelahiran Yesus, perkawinan antara Yusuf dan Maria adalah biasa :


* Matius 1:25
LAI TB, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus.
KJV, And knew her not till she had brought forth her firstborn son: and he called his name JESUS.
TR, και ουκ εγινωσκεν αυτην εως ου ετεκεν τον υιον αυτης τον πρωτοτοκον και εκαλεσεν το ονομα αυτου ιησουν
Translit, kai ouk eginôsken autên heôs ou eteken ton huion autês ton prôtotokon kai ekalesen to onoma autou iêsoun


Pada abad 4 pandangan ini dibela oleh Helvidius, apalagi dengan gencarnya gerakan pertapaan yang mengatakan bahwa Maria senantiasa perawan. Sejak reformasi oleh Luther, pandangan inilah yang paling umum dianut oleh umat Protestan (non Katolik).



b. "saudara-saudara" itu adalah anak-anak dari Yusuf dari istrinya sebelum Maria.


Pandangan ini yang pertama kalinya diajarkan pada abad ke 3 dan dibela oleh Epiphanius pada abad ke 4, menjadi dogma bagi Gereja Ortodoks Timur. Dukungan langsung dari ayat-ayat PB tidak ada. Penganut pandangan ini biasanya menyangka bahwa saudara-saudara Yesus menentang Dia selama hidupNya di dunia ini, karena mereka iri kualitas jasa dan kebolehan dari saudara sebapak mereka.



c. "saudara-saudara" itu adalah sepupu Yesus.


Pandangan ini dikemukakan oleh Jerome untuk membela doktrin bahwa Maria senantiasa perawan. Dan sampai sekarang pandangan ini merupakan doktrin resmi Gereja Katolik. Hal ini didasarkan pada pendapat bahwa :

Tafsiran Yohanes 19:25 yang tepat menurut Jerome ialah bahwa yang berdiri di dekat kayu salib itu, yang semuanya bernama Maria, yaitu
(1) Maria ibu Yesus,
(2) "Maria istri Klopas"
(3) Maria dari Magdala.

"Maria istri Klopas" ini ditafsirkan sebagai saudari dari Maria ibu Yesus.
"Maria istri Klopas" inilah yang diangap diceritakan dalam Markus 15:40 sebagai ibu dari Yakobus Muda dan Yoses.


* Markus 15:40
Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome



Yakobus Muda ini oleh Jerome ditafsirkan adalah salah satu rasul yang terdapat dalam Markus 3:18 yang disebut anak Alfeus :


* Markus 3:16-19
3:16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus,
3:17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh,
3:18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,
3:19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.



Maria yang ke-2 didalam Yohanes 19:25 adalah "istri dari Alfeus".
Jerome mengaku tidak tahu apa sebab Maria yang kedua dalam Yohanes 19:25 disebut sebagai "Maria istri Klopas" yang tentu berarti "istri Klopas". Teori ini agaknya menerka bahwa Klopas adalah nama lain dari "Alfeus", atau bahwa Maria ini kawin 2 kali. Dengan tafsiran piawai tetapi tidak meyakinkan ini Jerome mengurangi jumlah orang yang bernama Yakobus menjadi dua, Yakobus putra Zebedeus saudara Yohanes. Dan Yakobus saudara Yesus yang masuk dalam 12 murid (the twelve/ dôdeka). Yakobus bin Alfeus ini disebut "Yakobus Muda" untuk membedakannya dengan dengan Yakobus bin Zebedeus.



Saudara-saudara Yesus dan ibu Yesus dalam makna rohani :


Lepas dari ketiga pandangan diatas, yang seringkali diperdebatkan manusia demi menjunjung doktrin denominasinya. Ternyata Yesus tidak mempermasalahkan garis kelahiran jasmaniah. Yesus mempunyai pandangan yang lebih dari sekedar pentingnya hal-hal tersebut. Yesus menjelaskan makna "Saudara-saudara Yesus" dan "ibu Yesus" dalam makna yang lebih dalam.

Yaitu Ia membandingkan saudara-saudaraNya dan ibuNya oleh kelahiran jasmaniah, dengan murid-muridNya, yang karena ketaatan mereka kepada kehendak BapaNya, Ia berlakukan mereka semua itu sebagai "saudara-saudaraNya" dan ibu-Nya secara rohani :


* Matius 12:46-50
12:46 Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia.
12:47 Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau."
12:48 Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?"
12:49 Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: "Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
12:50 Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku."



Kutipan di atas tidak berarti bahwa Yesus Kristus meremehkan sanak saudara-Nya, kehadiran mereka semata-mata memberikan kepada-Nya kesempatan untuk menggambarkan pokok ajaran-Nya. Hubungan terpenting bukanlah hubungan darah, tetapi hubungan moral dan rohani. Hubungan ini berarti bersama Yesus sama-sama menjadi anggota keluarga surga dan melakukan kehendak-Nya. Jawaban yang diberikan oleh Yesus, sema sekali tidak menurunkan kesucian hubungan kekeluargaan melainkan meneguhkan bahwa ikata-ikatan keluarga rohani Allah yang didasarkan pada ketaatan kepada kehendak Allah adalah lebih dalam dan lebih berharga daripada hubungan kekeluargaan.

Dalam ayat dibawah ini juga ditegaskan lagi makna dari saudara-saudara dalam arti yang rohani.


* Matius 28:10
Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."



"saudara-saudara-Ku" dalam Matius 28:10, dan juga di Yohanes 20:17 mengacu kepada kelompok yang lebih luas daripada "saudara-saudara" yang disebut dalam (Matius 13:55 & Markus 6: 2-3). Pemahaman dari "saudara dalam artian rohani" ini bisa lebih dalam dimengerti, bahwa Alkitab juga memberikan gelar kepada Yesus Kristus bahwa Dialah Yang Sulung :


* Roma 8:29
LAI TB, Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
KJV, For whom he did foreknow, he also did predestinate to be conformed to the image of his Son, that he might be the firstborn among many brethren.
TR, οτι ους προεγνω και προωρισεν συμμορφους της εικονος του υιου αυτου εις το ειναι αυτον πρωτοτοκον εν πολλοις αδελφοις
Interlinear, hoti {bahwa} hous {yang} proegnô {Dia mengenal sebelumnya} kai {dan} proôrisen {Dia menentukan sebelumnya} summorphous {serupa} tês eikonos {gambaran} tou huiou {Anak} autou {-Nya} eis {kepada} to {yang} einai {menjadi} auton {Dia} prôtotokon {Sulung} en {dari} pollois {banyak} adelphois {saudara}



Amin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel